Serap Aspirasi Warga di Pelosok, SAPMA PP Maros: Pemerintah Kurang Serius Kelola Pendidikan

MAROS, CARIBERITA.CO.ID – Pengurus Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila mengadakan kegiatan Sapma Menyapa Pelosok di Dusun Tanete Bulu, Desa Bonto Manurung selama tiga hari.

Kegiatan itu dimulai tanggal 17-19 Juni 2020. Muh Andi Rauf Wakil Sekretaris II SAPMA PP Maros ditunjuk langsung menjadi ketua Tim Relawan.

Sekitar 15 Relawan dan kader Sapma berangkat menuju lokasi. Perjalanan menghabiskan waktu sekitar 7 jam. Sekitar 1 jam dilalui dengan roda dua selebihnya, melewati gunung, medan terjal, dan cuaca dingin. Karena medan dan kondisi kendaraan relawan yang tak memiliki konderaan roda jenis trail sehingga harus dilewati dengan berjalan kaki.

Muh Andi Rauf menegaskan bahwa para relawan sengaja dibatasi untuk berangkat karena status masih keadaan pandemi, “masih terbatas, bahkan relawan diperketat dengan protokol new normal” tegasnya.

Lanjut Muh Andi Rauf menjelaskan bahwa relawan yang dipimpinnya membuat beberapana dan kegiatan diantaranya “Bagi-bagi masker, sosialisasi nilai pancasila, dan pemutaran film dan nonton bareng bersama warga” kata mahasiswa hukum UINAM ini.

Salah satu siswa, Aco mengeluhkan keadaan sekolahnya. Padahal Aco juga punya harapan untuk bisa menjadi bagian dari kemajuan daerahnya.

Sementara itu Ketua Bidang Sosial, Agama, Budaya dan Olahraga , Rais T meminta pemerintah untuk serius menangani pendidikan di sekolah pelosok.

“Pendidikan itu adalah hak bagi segenap tumpah darah indonesia termasuk aco dan kawan-kawannya” tegasnya.

Rais menegaskan bahwa pancasila itu harus menempatkan keadilan sebagai tujuan. “Jangan sampai pendidikan itu hanya milik mereka yang memiliki ruang” katanya.

Rais berharap pemerintah harus serius. Menanggapi keluhan yang ada di pelosok. “Mereka kadang-kadang ada gurunya, kadang-kadang juga tidak ada, tapi mereka punya semangat” Jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua SAPMA PP Maros, Takbir Abadi juga turut andil. “Sapma PP Maros berkomitmen mengawal keseriusan pemerintah dalam membantu pengelolah sekolah yang ada di pelosok Maros” tutupnya (*)

Caber Maros : Hamzah Usman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Topik Terkait