oleh

Cinta Terlarang Jilid 2 di Luwu, Selama 6 Tahun Ayah Setubuhi Anak Kandungnya

Luwu, Cari Berita – Belum Usai kasus Cinta Terlarang antara sepasang bersaudara hingga menghasilkan dua orang anak yang diungkap Polres Luwu bulan Juli 2019 kemarin, Kali ini giliran Polsek Walenrang berhasil mengungkap serta menangkap Pelaku pencabulan yang dilakukan oleh Ayah kandung terhadap Anaknya

Tersangka Rion Gasong (47), diamankan Personel Polsek Walenrang di Kediamannya di Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu pada hari Selasa, 06/08/2019

Korban yang tak lain Adalah Anak Kandungnya sendiri “US” yang saat ini berusia 18 Tahun, Dari pengakuan korban, dirinya sudah sejak 6 tahun yang lalu disetebuhi oleh ayahnya sendiri

“Korban ini Anak Pertamanya, Tersangka Ayah Kandungnya sendiri, melakukan hubungan intim sejak tahun 2013, Saat itu korban masih berstatus pelajar SMP” Ungkap Kapolsek Walenrang AKP Rafly

Lanjutnya, korban US telah disetubuhi Berulang kali hingga menginjak usianya kini, Terakhir Tersangka melampiaskan Nafsu Bejatnya kepada si Anak pada Senin, 29 Juli 2019

Dari introgasi pihak Kepolisian Tersangka Rion mengakui dirinya Stress dan Kesepian ditinggal merantau Sang Istri (Ibu Kandung ) ke Malaysia, hingga akhirnya Tersangka Sakit Hati dan timbul Niat untuk menyetubuhi Anaknya sendiri yang saat itu tinggal berdua dengannya di rumahnya

“Jadi si Ayah ini mengiming imingi korban, akan di belikan Handphone, sehingga Tersangka dengan leluasa melakukan hubungan intim dengan Anak kandungnya sendiri” Pungkas AKP Rafly

Pelaku kini diamankan di Mapolsek Walenrang, dijerat dengan pasal Pasal 81 Ayat (3) UU Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman Hukuman 15 Tahun Penjara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Setelah saya lakukan investigasi di tkp pongrakka dan mengorek informasi dari masyarakat setempat awalnya ibu korban perna bercerita kalau suaminya melakukan pelecehan sex terhadap anaknya namun disayangkan ibu korban tidak melakukan laporan ke pihak kepolisian justru melakukan pembiaran dan pergi ke Malaysia dan menikah dengan pria lain selama 6 tahun hal ini juga dapat disangkakan dengan pasal 164 KUHP Barang siapa mengetahui ada sesuatu permufakatan untuk melakukan kejahatan berdasarkan pasal-pasal 104, 106, 107, dan 108, 113, 115, 124, 187 atau 187 bis, sedang masih ada waktu untuk mencegah kejahatan itu, dan dengan sengaja tidak segera memberitahukan tentang hal itu kepada pejabat kehakiman atau kepolisian atau kepada orang yang terancam oleh kejahatan itu, dipidana jika kejahatan itu jadi dilakukan, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.

Topik Terkait