Indeks berita terkini dan terbaru hari ini
Baca :  Kini Hidupnya Jadi Sorotan, Haji Faisal: Berjalan Seperti Ada yang Memperhatikan

37+ Mockup Psd File Background

0

JAKARTA – Mitos-mitos turun temurun dari generasi ke generasi, stigma, dan berbagai hal yang dinilai tabu di lingkungan sosial sehari-hari, sebenarnya lekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Meski melekat, tapi tak semua masyarakat mau berdiskusi terbuka soal hal-hal di atas karena dianggap sensitif. Maka dari itu, agar bisa menjawab rasa penasaran sekaligus memberikan wadah kepada masyarakat dalam mengenal mitos dan stigma tersebut, hari ini, Selasa (15/3/2022) Vision+ bekerja sama dengan Cretivox menghadirkan original series terbaru berjudul, “Katanya”.


 Vision+ Katanya

Series dokumenter teranyar Vision+ garapan Ainun Najib sebagai produser dan Patricia Gio sebagai sutradara, Katanya hadir sebagai serial dokumenter bertemakan stigma atau mitos di sekitar masyarakat.

Tak perlu cemas, serial ini bersifat netral, tidak bias, alias tidak berpihak sebagai pendukung dan penentang stigma tertentu atau mitos sebagai informasi yang disampaikan.

Clarissa Tanoesoedibjo selaku Managing Director Vision+ menuturkan, ia berharap kehadiran series Katanya bisa lebih membuka pandangan masyarakat Indonesia lebih luas lagi.

“Harapan saya, semoga series Katanya ini dapat membuka pandangan masyarakat mengenai isu atau hal-hal yang sensitif,” kata Clarissa Tanoesoedibjo dalam acara Konferensi Pers Series Katanya, Selasa (15/3/2022).

Clarissa melanjutkan, ia menilai sebetulnya selama ini hal-hal yang dianggap tabu seperti mitos atau stigma tertentu, kurang dibahas terbuka di kalangan masyarakat.

“Karena ini melekat dengan masyarakat Indonesia, tapi kurang dibahas saja. Jadi semoga series dokumenter Katanya bisa membawa awareness di masyarakat Indonesia,” imbuhnya.

Baca :  Dilema Sibuk Kerja, Rizky Febian: Takut Adik Enggak Ngenalin

Selain sebagai konten tontonan yang menarik dan menghibur. Clarissa menegaskan, secara pribadi ia berharap series Katanya bisa jadi media wadah masyarakat awam bisa mengetahui budaya dan kultur sosial di Indonesia.

“Diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengetahui budaya masyarakat Indonesia lebih dalam, dan sekaligus meningkatkan minat masyarakat untuk menonton berbagai konten berkualitas lainnya di Vision+,” tutupnya singkat.

Sebagai informasi, series dokumenter Katanya sudah bisa ditonton hari ini, Selasa 15 Maret 2022 dengan format 10 episode yang dibagi dengan 5 episode membahas mengenai mitos dan 5 episode lainnya yang akan mengulik mengenai stigma di masyarakat lewat beragam topik yang diangkat. Mulai dari rumah tusuk sate, Maghrib, kupu-kupu, tuyul, metatah, nanas soda, menikah beda agama, tarot, kejiwaan, hingga isu public display of affection.

(aln)

Leave A Reply

Your email address will not be published.