Indeks berita terkini dan terbaru hari ini
Baca :  Tekan Angka Stunting, Ini Pentingnya Rumah Sakit Punya Integrated Child Center (PICC)

37+ Mockup Psd File Background

0

Cariberita.co.id – Virus corona memengaruhi sistem pernapasan, menyebabkan beragam gejala yang berkaitan dengan paru-paru.

Namun, ketika SARS-CoV-2 berkembang biak di tubuh seseorang, virus dapat menyebar ke organ lainnya, termasuk jantung.

Bahkan, jika orang tersebut sehat dan tidak menderita penyakit komorbid, virus dapat menyebabkan masalah jantung dalam jangka panjang.

Bagaimana virus corona memengaruhi jantung?

Baca Juga:
3 Makanan Rekomendasi Ahli Jantung Ini Dapat Memperpanjang Usia, Apa Saja?

Dalam kasus Covid-19 parah, kebanyakan orang mengembangkan pneumonia. Kondisi ini juga dapat merusak otot jantung atau menyebabkan pembekuan darah.

Akibatnya, pasien dapat mengalami serangan jantung atau stroke, lapor Times of India.

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Menurut ahli, ketika virus memasuki jantung, maka dapat menginfeksi otot jantung dan lapisan dalam jantung, yang pada akhirnya menyebabkan respons peradangan.

Dalam istilah medis, repons peradangan itu disebut miokarditis.

Dalam jangka panjang, Covid-19 dapat menyebabkan gejala yang tidak biasa pada sistem kardioaskular, seperti detak jantung dan irama jantung yang tidak normal.

Baca Juga:
Tanpa Olahraga, Aktivitas Harian di Rumah Bisa Bantu Turunkan Penyakit Jantung

Tekanan darah tinggi juga bisa dikaitkan dengan long Covid-19.

Gejala long Covid-19 sebagian besar terlihat pada mereka yang memiliki viral load tinggi dan muncul 90 hari setelah pulih dari infeksi.

Baca :  Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Bikin Kasus Covid-19 di Kembali Melonjak, Kenapa?
Leave A Reply

Your email address will not be published.