Indeks berita terkini dan terbaru hari ini
Baca :  RUU PDP Tak Kunjung Rampung, Kominfo Siapkan PP yang Atur Denda dalam Kasus Kebocoran Data

37+ Mockup Psd File Background

0

Cariberita.co.id – Belum lama ini, para pedagang ramai menyerang pedagang yang berjualan online di berbagai platform media sosial.

Tidak hanya pedagang biasa, artis pun ikut dengan tren jualan online ini.

Hal ini diakui pedagang tradisional, membuat pendapatan mereka merosot tajam dan meminta para penjual online untuk berhenti.

Melihat fenomena yang terjadi TikTok mengambil langkah dengan memperbarui kebijakan di platformnya.

Baca Juga:Regulasi Jual Beli Online Diklaim Pro UMKM, Tiktok Tidak Boleh Jualan

“TikTok memiliki misi untuk menginspirasi kreativitas dan membawa kebahagiaan. Kami percaya misi ini dapat tercapai dengan dukungan lingkungan yang aman, nyaman dan tepercaya,” tulis perusahaan dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (17/9/2023).

TikTok terus memperbarui peralatan (tools) dan kebijakan, salah satunya melalui pembaruan Kebijakan Konten Bermerek untuk kreator dan brand di Indonesia.

Kebijakan baru TikTok. [TikTok Indonesia]
Kebijakan baru TikTok. [TikTok Indonesia]

“Persyaratan ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem konten bermerek yang adil,” tambahnya.

Pembaruan ini berfokus pada akuntabilitas dan transparansi di antara para kreator dan brand atau pengiklan.

Sebagai bagian dari persyaratan konten bermerek terbaru ini, para kreator harus mengungkapkan setiap konten yang mempromosikan produk atau layanan tertentu.

Baca Juga:Menteri Teten: UMKM RI Tak Punya Kemampuan Teknologi Digital

Kreator akan menerima notifikasi pada setiap video yang berpotensi mengandung konten bermerek, namun tidak mematuhi persyaratan yang berlaku dengan baik.

Ketika kreator mengaktifkan pengaturan ‘Pengungkapan Konten’ dan memberi label pada unggahan yang disponsori sebagai ‘Kemitraan Berbayar’ atau Paid partnership’, hal ini dapat memberi tahu komunitas TikTok yang mengikuti akun kreator terkait konten video yang bersifat komersial.

Selain itu, pengungkapan ini juga bisa membantu menciptakan pengalaman yang autentik dan jujur, sekaligus berkontribusi dalam membangun kepercayaan.

Baca :  2 Badai Geomagnetik Akan Hantam Bumi Hari Ini, Berbahayakah?

“Kami memastikan agar TikTok dapat terus menjadi platform yang menyenangkan dan inklusif,” pungkas perusahaan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.