Indeks berita terkini dan terbaru hari ini
Baca :  Facebook Rilis Fitur Baru, Permudah Admin Grup Hapus Konten Hoaks

37+ Mockup Psd File Background

0

Cariberita.co.id – Rudal R9X Hellfire, yang juga dikenal sebagai “peluru kendali pisau,” jadi perbincangan hangat di dunia maya setelah Israel menggunakannya dalam serangan terhadap warga yang berada di Rumah Sakit Al Shifa di Gaza.

Meskipun tidak memiliki daya ledak, rudal ini bisa menghabisi target dengan efisien dan tepat sasaran. AGM-114 Hellfire atau R9X Hellfire, adalah jenis peluru udara ke permukaan yang awalnya dirancang untuk perang anti-tank. Namun, tentara Israel menggunakannya untuk menyerang fasilitas kesehatan.

Pada serangan tersebut, pasukan Israel meluncurkan R9X Hellfire, sebuah senjata yang diproduksi di Amerika Serikat. Senjata ini memiliki bilah pisau yang dapat berputar, mampu melukai orang yang terkena dengan sangat efektif.

Tidak seperti senjata lain yang biasa digunakan oleh pasukan Israel, R9X Hellfire tidak menghasilkan suara atau tembakan yang khas.

Dikutip dri Business Insider, rudal R9X Hellfire memiliki spesifikasi panjang 6 kaki dan berat 100 pon dengan enam bilah berukuran 18 inci yang muncul dari bagian tengahnya beberapa detik sebelum tumbukan. 

Dengan dorongan rudal, R9X dapat memotong hampir semua hal di jalur mereka dan dilaporkan memiliki radius pembunuhan 3 kaki.

Senjata ini menggunakan mode fragmentasi pada hulu ledaknya, meledak sesaat sebelum mengenai sasaran. Hulu ledak R9X memiliki kemampuan serbaguna dengan kombinasi High Explosive Anti-Tank (HEAT), metal augmented charge, dan shaped charge.

Dengan fitur ini, rudal R9X Hellfire dapat menyerang berbagai jenis target, termasuk yang keras, lunak, dan tertutup. R9X memiliki jarak tembak hingga 8.000 meter dan kecepatan mencapai 1.591 km per jam.

AGM-114 Hellfire banyak digunakan di medan pertempuran sejak pertengahan tahun 1980-an. Pengembangan rudal ini dimulai pada awal tahun 2011 setelah mantan Presiden AS Barack Obama menginstruksikan militer untuk mengurangi risiko korban sipil dalam serangan udara di beberapa negara.

Baca :  Cara Mudah Ganti Font WhatsApp Tanpa Aplikasi Tambahan

Leave A Reply

Your email address will not be published.