Indeks berita terkini dan terbaru hari ini
Baca :  Jelang Olimpiaded, China Kembali Terapkan Tes Swab Anal Covid-19

37+ Mockup Psd File Background

0

Cariberita.co.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali sampaikan kabar baik, yaitu seluruh provinsi Indonesia dipastikan sudah mengalami penurunan kasus baru Covid-19.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi yang mengatakan penurunan kasus terjadi secara konsisten selama 3 minggu terakhir di seluruh Indonesia.

“Kasus konfirmasi sudah lebih rendah dari angka kasus di akhir Januari 2022 lalu. Melihat situasi nasional, semua provinsi alami penurunan kasus terutama dalam 3 minggu terakhir, termasuk juga kematian,” terang Nadia saat konferensi pers, Selasa (15/3/2022).

Seperti diketahui, data Kemenkes menunjukan per Senin, 14 Maret 2022 ditemukan 9.629 kasus baru, lebih rendah dari temuan kasus di 31 Januari 2022 dengan 10.185 kasus baru.

Baca Juga:
Tak Ada Zona Hijau di Sleman, Kasus Pemakaman Protokol Covid-19 Capai 108 Selama Maret Ini

Ilustrasi virus corona. [Antara]
Ilustrasi virus corona. [Antara]

Meski kasus kematian harian juga cenderung menurun, namun Kemenkes tetap mengawasi dan memantau beberapa provinsi dengan kasus kematian cukup tinggi yakni Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu dan provinsi lainnya.

“Situasi masih bisa akan terus berubah dan akan kita pantau,” tegas Nadia.

Perlu diketahui, per 15 Maret 2022 tercatat 308 kematian baru. Namun angka ini sudah menurun dibanding pada satu minggu sebelumnya, per 8 Maret 2022 ada 401 kematian baru dalam sehari.

Fakta serupa juga diungkap Dirut RSPI Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril yang mengatakan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 berkisar 20 persen.

Bahkan rumah sakit rujukan Covid-19 Indonesia di Jakarta itu, akan bersikap kembali menerima pasien non Covid-19 dalam waktu dekat.

Baca Juga:
Kai EXO Positif Covid-19, Semua Jadwal Terpaksa Dihentikan Sementara!

“Memang betul keterisian BOR semakin menurun, di RSPI hanya sekitar 18 atau 20 persen dan menurun terus. Secara nasional BOR kita sudah rendah keterisian RS juga rendah, ini menunjukan orang yang dirawat tidak banyak,” tutup dr. Syahril.

Baca :  Alergi Susu Sapi Ancam Tumbuh Kembang Optimal Anak, Soya Bisa Jadi Nutrisi Penggantinya

Leave A Reply

Your email address will not be published.